Bitcoin Tembus $110.000 untuk Pertama Kalinya, Cetak Rekor Baru
Bitcoin (BTC) mencetak harga tertinggi sepanjang masa pada 21 Mei malam, menembus $110.000 setelah reli 3% dalam 24 jam terakhir. Harga ini mengalahkan rekor sebelumnya yang tercatat awal tahun.
Bitcoin Tembus $110.000 Cetak Rekor Baru di Tengah Tekanan Pasar AS
Harga Bitcoin menyentuh $110.788 di Coinbase pada pukul 23:30 UTC, menurut data TradingView. BTC kini telah naik 47% sejak anjlok ke $75.000 pada 7 April, pasca kebijakan tarif besar-besaran oleh Presiden AS Donald Trump.
Kondisi makro juga mendukung reli ini. Hal ini memperkuat Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap gejolak fiskal.

CEO BTC Markets: Ini Bukan Sekadar Euforia
Menurut Caroline Bowler, CEO BTC Markets Australia, lonjakan BTC kali ini mencerminkan “minat institusional yang matang” dan bukan sekadar spekulasi seperti siklus sebelumnya.
“Permintaan hari ini didorong oleh infrastruktur institusional dan kejelasan regulasi yang lebih kuat,” jelasnya.
Meski begitu, minat ritel tetap rendah, terlihat dari tren pencarian “Bitcoin” di Google yang turun ke level terendah sejak bear market. Crypto Fear & Greed Index berada di level 72 (greed) per 22 Mei, turun dari puncak tahun 2025 di 84.
Bitcoin Bisa Capai $160.000 Tahun Ini?
Edward Carroll, kepala pasar global di MHC Digital Group, memproyeksikan bahwa Bitcoin dapat mencapai $160.000 pada Q4 2025 dan bahkan $1 juta pada tahun 2030, didorong oleh alokasi institusional dan inflasi dolar.
Posisi Long Bitcoin Terbesar Capai $1,1 Miliar
Di sisi lain, trader leverage James Wynn mencetak sejarah dengan membuka posisi long BTC terbesar on-chain di platform Hyperliquidity senilai $1,1 miliar.
- Entry Point: $108.065
- Leverage: 40x
- Profit belum direalisasi: $20 juta
- Tingkat likuidasi: $103.800
Posisi ini menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap pergerakan harga Bitcoin dalam waktu dekat, namun juga memaparkan risiko besar jika terjadi koreksi mendadak.
Kesimpulan:
Bitcoin berhasil menembus $110.000 untuk pertama kalinya, menandai momen penting dalam siklus pasar 2025. Dukungan dari institusi, gejolak ekonomi makro, dan momentum teknikal menempatkan BTC dalam jalur menuju potensi rekor berikutnya.