Semler Scientific Targetkan Kepemilikan 105.000 Bitcoin pada 2027
Perusahaan teknologi kesehatan asal Amerika, Semler Scientific, mengumumkan rencana ambisius untuk meningkatkan kepemilikan Bitcoinnya dari 3.800 BTC menjadi 105.000 BTC dalam dua setengah tahun ke depan.
Semler menargetkan untuk memiliki 10.000 BTC di akhir 2025, lalu meningkat menjadi 42.000 BTC pada 2026, dan mencapai target akhir 105.000 BTC di tahun 2027. Jika tercapai, Semler akan memegang sekitar 0,5% dari total suplai Bitcoin yang terbatas hanya 21 juta.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Semler berencana menggunakan kombinasi pendanaan ekuitas, utang, dan arus kas operasional. Perusahaan juga menunjuk direktur baru untuk memimpin strategi akuisisi ini.
Semler pertama kali membeli Bitcoin pada Mei 2024 dan sejak itu aktif menambah jumlah kepemilikannya. Menurut data dari BitBo, Semler saat ini berada di peringkat ke-13 dalam daftar perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar.
Langkah ini sejalan dengan tren baru di mana banyak perusahaan publik mulai menempatkan Bitcoin dalam neraca keuangan mereka — bahkan ada yang memprioritaskannya lebih tinggi daripada bisnis utama mereka.
Joe Burnett Pimpin Strategi Bitcoin Semler
Untuk memperkuat komitmen tersebut, Semler menunjuk Joe Burnett sebagai Direktur Strategi Bitcoin. Burnett dikenal sebagai peneliti Bitcoin yang sebelumnya menjabat sebagai direktur riset pasar di Unchained dan analis utama di Blockware Solutions.
Ia juga memiliki latar belakang profesional di firma akuntansi global EY (Ernst & Young) sebelum terjun penuh ke industri Bitcoin.
“Tren adopsi Bitcoin sebagai bagian dari strategi keuangan perusahaan semakin cepat,” ujar Burnett dalam pengumumannya.
Meski agresif membeli Bitcoin, Semler mendapat peringatan dari analis kripto Matthew Sigel dari VanEck. Ia menyebut bahwa perusahaan publik yang membeli Bitcoin secara besar-besaran perlu meninjau ulang strategi mereka jika harga saham turun drastis.
Sigel menambahkan, jika harga saham perusahaan turun terlalu dekat ke nilai aset bersihnya, maka penggalangan dana dengan menerbitkan saham baru justru bisa merugikan investor karena nilai saham terdilusi.
Menurut Sigel, Semler kini mendekati titik “paritas” tersebut. Harga saham Semler (SMLR) telah turun sekitar 41% sejak awal tahun dan nyaris kembali ke level sebelum perusahaan mulai membeli Bitcoin.
Cuan $177 Juta di Atas Kertas dari Bitcoin
Meskipun nilai sahamnya menurun, Semler meraih keuntungan belum terealisasi sebesar $177 juta dari investasinya di Bitcoin per 3 Juni. Return dari investasi ini tercatat mencapai 287%.
Semler juga menempati posisi keempat dalam daftar perusahaan dengan rasio Bitcoin per saham tertinggi, yaitu 0,00034 BTC per lembar, berdasarkan data dari BitcoinTreasuries.NET.
Rasio ini menunjukkan seberapa besar eksposur langsung investor terhadap Bitcoin dalam setiap lembar saham perusahaan.
Bitcoin Dominasi Pembeli di $111K Isyaratkan Gelombang Kenaikan Baru Bitcoin Dominasi Pembeli, Bitcoin telah menembus harga tertinggi sepanjang masa di…
Vitalik Ingin Sederhanakan Ethereum ‘Seperti Bitcoin’ dalam 5 Tahun Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, ingin menyederhanakan protokol dasar Ethereum. Tujuannya adalah…