El Salvador Tidak Lagi Membeli Bitcoin Sejak Desember 2024

El Salvador Tidak Lagi Membeli Bitcoin Sejak Desember 2024

El Salvador Tak Lagi Beli Bitcoin Sejak Teken Kesepakatan Pinjaman

Laporan IMF bertentangan langsung dengan klaim pemerintah bahwa mereka masih membeli 1 BTC per hari.


Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa El Salvador tidak lagi membeli Bitcoin sejak negara tersebut menandatangani perjanjian pinjaman pada Desember 2024.

Dalam laporan yang dirilis Selasa, IMF menyebut bahwa dompet kripto nasional Chivo tidak memperbarui cadangan Bitcoin-nya berdasarkan deposit pengguna, sehingga memunculkan kesan keliru bahwa pemerintah terus menambah kepemilikan BTC.

“Cadangan Bitcoin publik tetap tidak berubah,” tulis IMF, merujuk pada pernyataan resmi dari Presiden Bank Sentral Douglas Pablo Rodríguez dan Menteri Keuangan Jerson Posada. “Kami mengambil langkah untuk mengurangi risiko fiskal dengan mengurangi peran sektor publik dalam dompet Chivo.”

Hingga laporan ini ditulis, Kantor Bitcoin El Salvador dan Komisi Nasional Aset Digital belum memberikan tanggapan.


El Salvador Sepakati Pinjaman $1,4 Miliar

Pemerintah menandatangani kesepakatan pinjaman dengan IMF senilai $1,4 miliar pada Desember 2024. Dalam kesepakatan tersebut, El Salvador setuju untuk mengurangi peran pemerintah dalam proyek Bitcoin dan menghentikan pembelian BTC menggunakan dana publik.

Pada Januari 2025, parlemen Negara itu merevisi undang-undang Bitcoin. Mereka mengubah status BTC dari alat pembayaran wajib menjadi opsional.

Namun, di media sosial, Kantor Bitcoin Pulgarcito de América terus menyatakan bahwa pemerintah membeli satu Bitcoin per hari — bertolak belakang dengan komitmen yang disepakati bersama IMF.


Bukele: “Kami Tidak Akan Berhenti”

Pada Maret 2025, IMF mengirimkan surat peringatan kepada Negara itu, meminta mereka menghentikan pembelian Bitcoin sesuai syarat pinjaman.

Presiden Nayib Bukele menolak permintaan tersebut secara terbuka. Dalam unggahan di X (Twitter) pada 4 Maret, ia menyatakan:

“Tidak, ini tidak akan berhenti. Jika kami tidak berhenti saat dunia mengucilkan kami, maka kami tidak akan berhenti sekarang, dan tidak akan berhenti di masa depan.”

Pernyataan ini memperkuat posisi Pulgarcito de América sebagai negara pertama yang mengadopsi Bitcoin sebagai cadangan strategis nasional. Namun, laporan IMF terbaru justru mengguncang komunitas Bitcoin, karena menimbulkan keraguan atas narasi resmi yang selama ini dibangun.